Kabar Baik Sandiaga Uno dari Singapura, Akan Tambah Penerbangan

Berita Travel Rekomendasi Wisata Tips Liburan

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengatakan bahwa kunjungan kerja Kemenparekraf ke Singapura, salah satunya untuk memastikan penambahan kapasitas penerbangan ke Indonesia. Adapun Menparekraf membahas hal tersebut saat menemui Menteri Luar Negeri Singapura, Vivian Balakrishnan di Negeri Singa, Minggu (8/5/2022). “Kunjungan singkat di Singapura untuk meneruskan momentum kepulihan kita terutama untuk Batam dan Bintan, serta menambah kapasitas penerbangan masuk ke Indonesia. Karena permintaan tinggi, tapi kapasitas penerbangan terbatas,” kata Sandiaga saat Weekly Press Briefing yang digelar hybrid, Senin (9/5/2022).

Oleh karena itu, ia menjelaskan beberapa langkah strategis antara kedua negara. Di antaranya termasuk menambah penerbangan, serta menambah produk wisata seperti wisata cruise atau kapal pesiar. Secara menyeluruh, pihak Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dengan Singapura juga membahas upaya meningkatkan kerja sama sektor pariwisata untuk membuka lapangan kerja.

“Kami telah melakukan komunikasi yang sangat baik. Kami berharap Indonesia dan Singapura bisa saling membuka diri pasca pandemi Covid-19 dan saya melihat kesempatan itu terbuka sangat lebar, kita pasti bisa melaksanakan itu bersama-sama,” kata Vivian, mengutip laman Kemenparekraf, Senin. Ia optimististis bahwa pasca-pandemi (endemi), hubungan kedua belah pihak khususnya dalam sektor pariwisata dapat ditingkatkan secara sangat signifikan dan menguntungkan antara kedua negara.

“Kita ke depan akan melihat antara kedua negara lebih banyak perjalanan penerbangan pesawat, kapal feri, lebih banyak hotel dibuka, simplifikasi proses untuk pariwisata, dan perjalanan yang lancar seperti sebelumnya,” papar Vivian Balakrishnan. Ia melanjutkan, upaya tersebut akan menjadi kesempatan besar untuk Indonesia dan Singapura dalam meningkatkan sektor pariwisata.

Leave a Reply

Your email address will not be published.